Mengapa Pendanaan Langsung Penting bagi Masyarakat Adat, Petani, Nelayan, Perempuan, Pemuda, dan Penyandang Disabilitas

The world is currently facing multiple and interconnected crises, including economic, political, ecological, and geopolitical crises. These challenges are affecting countries across Asia, shrinking democratic
Indonesia: Rapat Kerja Nasional ke-5 BPAN Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan Pemuda Masyarakat Adat

Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) V di Kampung Adat Ampang Delapan
Masyarakat Chepang di Nepal: Pengusiran dan Perjuangan Mempertahankan Martabat

Masyarakat Chepang di Nepal, yang berjumlah lebih dari 84.000 jiwa, termasuk kelompok adat paling terpinggirkan di negara itu—terhubung erat dengan hutan yang menopang kehidupan mereka dan
Indonesia: Pelatihan Kepemimpinan bagi Perempuan Muda Adat Penyandang Disabilitas di Sulawesi Selatan

IPAS berkomitmen untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas asli tidak hanya disertakan, tetapi juga diberdayakan untuk memimpin dan membentuk komunitas mereka. Melalui langsung
Pengesahan Undang-Undang Bahasa Adat (Bahasa Gurung dan Magar) sebagai Bahasa Resmi di Provinsi Gandaki, Nepal

Pada tanggal 8 Juli 2025, Majelis Provinsi Gandaki mencetak sejarah dengan meloloskan secara aklamasi Rancangan Undang-Undang 2082, yang secara resmi mengakui bahasa Suku Bangsa Adat Gurung dan Magar sebagai
Cerita Solidaritas Masyarakat Adat Asia

NEPAL FILIPINA DARATAN INDIA MALAYSIA
Memberdayakan Pemuda Adat di Thailand untuk Melindungi Hak dan Lingkungan.

Di Thailand, lebih dari 5 juta Penduduk Asli dari 46 kelompok etnis tinggal di 67 provinsi. Keterikatan mendalam mereka dengan tanah, air, hutan, dan budaya