Konferensi Pendidikan Masyarakat Adat Malaysia ke-3 (MIPCE-3)

Tema MIPCE-3, “Merayakan Bahasa dan Budaya Adat melalui Pendidikan Holistik,” untuk diadakan mulai dari 12–14 Desember 2025 di J Borneo Native Village, Lok Kawi, Sabah, Malaysia, mencerminkan keyakinan bahwa pendidikan harus menumbuhkan pribadi yang utuh dan masyarakat yang lebih luas. Ini menekankan pembelajaran di kedua pengaturan informal—seperti rumah, prasekolah komunitas, Sekolah Adat, dan ruang budaya—dan pengaturan formal, termasuk sekolah, universitas, dan lembaga pelatihan.

Dalam konteks ini, pendidikan holistik menghubungkan pembelajaran awal anak-anak dengan bahasa pertama dan lingkungan tempat tinggal mereka, sekaligus membekali mereka untuk berinteraksi secara nasional dan global. Pendekatan multibahasa berbasis komunitas (umumnya disebut Pendidikan Multibahasa Berbasis Bahasa Ibu, MTB-MLE) ini mencakup revitalisasi bahasa masyarakat adat, pelestarian identitas budaya, kreativitas dan ekspresi diri, serta pengakuan sistem pengetahuan antargenerasi dan komunitas. Inti dari pendekatan ini adalah integrasi pengetahuan masyarakat adat—kebijaksanaan tradisional, praktik ekologis, nilai-nilai, dan pandangan dunia—yang menghubungkan pembelajaran dengan realitas kehidupan masyarakat Orang Asal dan Orang Asli.

Sejalan dengan tema Hari.

Yang terpenting, pendekatan holistik ini mengakui pendidik komunitas dan menyediakan jalur untuk pengakuan profesional serta sertifikasi, sambil menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini yang dipimpin oleh masyarakat adat layak, dapat diskalakan, dan siap untuk kebijakan. Ini menawarkan bukti konkret untuk menginformasikan kerangka kerja pendidikan Malaysia di masa depan dan berkontribusi langsung pada percakapan nasional tentang Pendidikan Anak Usia Dini Adat (IECE) dalam Cetak Biru Pendidikan Malaysia 2026 – 2030 yang akan datang.

Bergabunglah dalam perjalanan. Jadilah bagian dari dampak.

Bagikan konten ini
WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn
Konten terkait
id_IDIndonesian

Hak Cipta ©2024.

Indigenous Peoples of Asia Solidarity Fund

Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang